Luar Biasa Desa Ini Bisa Mengadakan Alat PCR

courtesy : alinea.id
Luar biasa.

Itu kata yang tepat untuk mengapresiasi Desa Karang Indah Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu. Apa hal ?

Berkat koordinasi dan sinergi antara pihak Pemerintahan Desa dengan perusahaan di wilayah desa; berhasil mengadakan peralatan PCR (Polymerase Chain Reaction) yang berfungsi sebagai pendeteksi virus secara akurat termasuk COVID-19.

Peralatan tersebut bukan tergolong murah karena harga per unitnya mencapai Rp 4.6 milyar belum termasuk alat ikutannya yang bernama reagent kit yang harganya sebesar Rp 2 milyar yang terbatas dengan 2 ribu kuota; artinya setelah memeriksa sample test sebanyak 2 ribu alat reagent kit ini diperbarui kembali.

Berkat adanya kerjasama dengan PT Borneo Indobara (BIB) Desa Karang Indah berhasil memperoleh alat PCR tersebut yang kini ditempatkan di Puskesmas Angsana.

Menurut pihak PT BIB melalui Dindin Makinudin, Jumat (10/07/20), pengadaan alat PCR itu merupakan inisiasi PT BIB untuk kepentingan Karyawannya, mitra kerja dan masyarakat sekitar karena perihatin akan lamanya hasil yang diperoleh untuk memastikan positif tidaknya seseorang melalui peralatan PCR setelah hasil rapid test-nya reaktif. 

Untuk merealisasikan hal tersebut, kerjasama semua pihak khususnya dukungan dari Pemkab Tanah Bumbu melalui Bupati langsung berserta Sekdakab dan Kepala Dinkes serta dukungan maksimal dari Ketua Gugus Tugas COVID-19 Propinsi Kalsel sehingga fasilitas PCR terealisasi dan telah beroperasi.

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
"Karena komitment PT BIB melalui program CSR-nya, maka tarif PCR ini cukup murah dengan hasil yang cepat dalam 1-2 hari saja. Ke depan PCR machine ini akan menjadi bagian dari klinic baru yang juga dibangunkan oleh PT BIB sebagai persembahan untuk masyarakat Angsana Sebamban Kabupaten Tanah Bumbu," ujar Dindin.

Informasi yang dihimpun Media ini menyebut; biaya sekali penggunaan alat PCR untuk pemeriksaan sample test adalah Rp 2.5 juta dan minimal dilakukan 2 kali yang berarti akan memerlukan biaya Rp 5 juta. Dengan adanya alat PCR oleh PT BIB tersebut ke Pemerintah Daerah maka biaya bisa ditekan menjadi Rp 1.7 juta untuk sekali pemeriksaan sample test menggunakan PCR.

"Alat PCR itu nantinya tak cuma bisa digunakan oleh masyarakat Tanah Bumbu tapi juga oleh daerah lainnya di Kalsel," tambah Dindin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, H. Setia Budi, SKM ketika dikonfirmasi terkait pengadaan alat PCR oleh kerjasama dengan PT BIB; membenarkan, dan nantinya akan ditempatkan di Puskesmas Angsana yang berada di Desa Karang Indah. (Red)

Post a comment

0 Comments